December 2011
3 posts
.
seperti cerita-cerita naif sebelumnya yang kian haru dan terpenggal di beberapa fragmen. “..ah mari makan sebelum senja kian meredup.”
ahh..
Aku menjadi seperti ini bukan semata-mata ulah mereka Menjadi rongsokan yang terhempaskan Menjadi orang yang serupa bayangan rabun
seseorang, entah dimana.
.
Dimulai dari keterasingan dan akan kembali keterasingan, maka beruntunglah orang-orang yang terasing dan kesepian karena itu pertanda Tuhan bersama mereka..
October 2011
3 posts
.
Kenapa aku masih mencarimu sedangkan kamu tidak mengapa aku memikirkanmu sedangkan kamu tidak mengapa aku selalu ada untukmu sedangkan kamu tidak mengapa hanya aku, dan kamu tidak..?
.
debu menanti gerimis di kaca jendela, aku ringan dan terbang diantara gelap malam, inilah rasanya menjadi tak ada.. sungguh tak ada.. mendamaikan jiwa yang telah rapuh untuk kesekian kalinya..
selagi kau lelap
Apa rasanya didekap dan dipeluk tanpa pretensi? itulah surga. Izinkan aku tidur, menyusulmu ke alam abstrak dimana segalanya bisa bertemu. Pastikan kau ada disana tidak terbangun karena ingin pipis atau mimpi buruk, tunggu aku. Begitu banyak yang ingin ku bicarakan. Mari kita piknik, mandi susu, potong tumpeng, main pasir, adu jangkrik, balap karung, melipat kertas, naik getek, tarik...
September 2011
10 posts
.
why me?
.
Jika kamu memiliki arti untuk seseorang, maka dia akan selalu ada untukmu, tanpa alasan, tanpa kebohongan, dan tidak ada janji yg akan ia ingkari padamu.
Sepasang kata harum untukmu disore ungu, dari aku yang menikmati wajahmu bertabir. Siapakah dia perempuan yang telah tercipta untukku? sungguh aku ingin menemuimu..
13.45
riuh redam dalam kabut debu, seandainya bisa, aku akan memilih tidak dilahirkan. Saat tak ada lagi firasat-firasat seperti dulu, dan waktu tak ingin berhenti disini untuk sekedar tempat berkeluh kesah tentang kami..
setelah hujan dijalan-jalan lengang
kau minta aku berbisik menanggung rindu, sang kasih pujaan, semua kini tak sama. Dalam bisu tak pernah ada yang mampu meraih sebongkah jiwa ini, dan aku letih menanti senja, dan aku bosan berteman sepi.
selagi kau lelap
Tahukah engkau bahwa cinta yang tersesat adalah pembuta dunia? sekarang hampir tengah malam ditempatmu, dan aku sangat ingin duduk disamping mu dan memandangimu..
firasat
Percayakah kamu aku selalu ada? aku selalu ada. Kedalam perasaan inilah engkau akan bermuara, kedalam perasaan inilah engkau akan pulang dan bertemu aku lagi. Dan perasaan itu dapat engkau nikmati sekarang, didalam hati, tanpa perlu mati. Sekarang.
kuning jingga
angin kering sisa musim panas bulan september, dan aku masih terlalu takjub untuk mencerna, diteras itu, jam lima sore, hanya ada dua kalimat dikepalaku, “kamu dimana?”.. “aku sendiri sedari pagi..”
aku ada
dia memang menginginkanmu pergi lelaki, mungkin sdh dari dulu begitu. dia tidak mencarimu lagi? hahahaha.. untuk apa kau genggam cinta buta ditanganmu itu? mari sini berikan padaku inginku bingkai dan letakkan dimuseum negeri ini. Agar semua orang tau cinta buta hanya dongeng pengantar mimpi.. kamu tidak akan pernah menang dalam cerita ini oh lelaki, karena satu-satunya yang bisa membuatmu ...
.
mengapa harus menyakitkan seperti ini?
i miss u..
..
terserahlah sudah…
August 2011
17 posts
madre?
dan itu sudah lebih dari cukup.
seorang laki-laki tak kuasa bertanya mengapa perempuan ada, siapa itu yang berdiam dalam keagungan tanpa perlu mengucap apa-apa. Ialah puisi yang merajut cinta dengan bumi dan rahasia. Hingga semua jiwa bergetar saat pulang kepelukannya.
meski aku berbalik pergi, dan tak kembali..
.
Adakah yang merindu hingga gagu?
kalimat bisu
cerita lain tentang sepi, ketika panas dan debu cemburu saat siang merindukan hujan. dan aku hanya menatap kosong menanti senja.
kekasih hujan
Kisah sama yang berulang-ulang dipenghujung malam yang makin redup. kurapatkan tubuhmu aku punya beberapa hangat untukmu. aku punya cerita tentang masa lalu yang sepi. aku punya hari ini untuk berbagi, entah esok hari.. dingin malam tak kan melewati sisa embun apakah cintapun dipaksa mati saat waktu tak menjawabmu? sini mendekatlah aku punya beberapa hangat untukmu..
nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis
Untuk yang tersembunyi dibalik gelap malam, untuk yang diam diantara mimpi-mimpi masa silam, untuk yang menangis dalam merdu bisikan kitab suci, sayangilah aku karena Tuhanmu..
salam
saat kesedihan membawa kita lebih dekat kepadaNya, dan Dia lebih mendekat di sepertiga malam terakhir.. saat sepi dan sunyi, turunlah Dia kelangit bumi..
.
Sedari pagi aku berkhayal terhadap Tuhanku, seperti apa wangi surga itu? dan saat duduk di masjid siang tadi aku mencium wangi yang biasa dia gunakan saat bertemu denganku, aku hanya tersenyum mungkin ini jauh dari wangi surga, Tuhanku, tapi wangi itu sungguh kuingat dan mengingatkan akan aku dan dia, disaat kami bersama..
ada pesan darinya hari ini, ternyata mencium wanginya menandakan sesuatu,...
.
Menyiksa sekali rasanya, Tuhanku.. apakah aku sudah kehilangan dia, Tuhanku?
rana hana
seseorang mengatakan padaku : “untuk hidup bersama dengan orang yang kita cintai adalah sesuatu yang tidak ternilai, dan tidak semua orang bisa mendapatkan anugrah itu. Jadi kalo kamu cinta sama seseorang harus diperjuangin..”
percayalah teman, aku sudah berjuang semampuku untuk dapat hidup dengan seseorang yang aku cintai, kini aku harus diam disela-sela waktu untuknya,...
..
ayy..
kaldera
aku rindu kamu kekasihku.. sangat rindu…
00.01
ingin ku bisikan kalimat ini sambil menggenggam jemarimu, apakah aku masih ada artinya untukmu? aku seperti terasing dan kau entah bagaimana, aku tak ingin mengerti, karena mengerti hanya menyisakan sakit dan sepi.
“Selamat ulang tahun, aku mencintaimu, sangat..”
.
aku menunggu kabarmu setiap saat, kabari aku.. aku tak mampu seperti ini.
cerita tentang hari
Bukankah sudah kukatakan padamu Ra na, hanya sepi yang kekal menemani. Apa yang tersisa Ra na? hening sore yang bisu tak bergeming.. lagi.. dan lagi.. begitu hebatkah cinta itu sehingga sepipun bosan menemanimu.. begitu besarkah sayang itu sehingga waktu tak mampu melewati..
.
seseorang yg membuat waktuku begitu lambat, aku rindu kamu…
sang
Laki-laki itu masih menunggu pada sesuatu dimasa lalu, pada sebuah nama yang membuatnya benar ingin pulang, pada sebuah senyum manis dan pipi putih polos yang membuatnya terdera dan menatap tak henti. Lelaki itu masih menunggu disore sepi untuk sebuah senyum manis dan pipi putih polos.. Di sana. Duduk seorang diri. Menanti hingga entah kapan . Melihat entah ke mana.
.
Tidak ada yg bisa aku lakukan, seperti dibulan desember tahun lalu. hanya duduk diam dengan banyak pertanyaan kepada entah siapa.. pertanyaan-pertanyaan klise dari perasaan yang serba terlalu, tak ada yang bisa kulakukan, karena semua telah kulakukan untuk membawamu kehadapan ibunda.
Hari-hari sepi bukan teman yang baik saat ini, karena jiwa terlalu lugu menanti sang perempuan tak henti.
July 2011
8 posts
....
hancur.
seseorang memperkenalkan saya kepada rasa rindu
Kenapa saya tak diam saja dengan rindu yang menggebu? jika hanya sekedar ingin mendengar suaramu adalah hal yang tak mudah. bagaimana saya akan menjelaskan kepada hari yang panas ini bahwa itu adalah naluriah. Saya akan mendengarkan tanpa banyak bicara, karena saya ingin mengingat suaramu ketika sendiri.
00.54
Pergilah pulang perempuan, untuk dirimu yang telah lelah, pergilah pulang perempuan, untukmu, bukan untuk siapa, sebelum malam menjadi benar pekat.
2.08 malam
sudah 1 jam, berlomba diam dengan kertas kosong dan coklat sisa yang mulai diselimuti kuman. waktu seperti berhenti. pikiranku ada di 18 juni tahun lalu, disebuah teras yang hanya bercahayakan lilin, andai aku bisa kembali kesana dan membisikan sesuatu ditelingamu.. “Nanti dibulan desember, ketika aku tak ada disampingmu, tetaplah disini menungguku..”
.
ku hadir diantara hari datang dan pergi dalam ketidak mengertianku, mencintaimu lagi dan lagi..
1.48
Aku mencintaimu untuk yang kesekian kali, aku mungkin bukan penawar sakit yang ampuh dan pelukanku tak seperti pil yang menyembuhkan tapi aku harap kalimat ini dapat mengantarmu untuk sebuah mimpi indah di penghujung hari..
dan aku rindu saat-saat kau tertidur dipangkuanku.
jakarta dalam gemuruh hujan disaku-ku
Yang tersembunyi dibalik waktu, tak boleh bersuara disiang hampa. Yang menunggu putri bertarian durga. Tak kan ada yang menyaksikanmu rana, tak kan ada yang perduli kisahmu. Kau bahkan tak terhitung diantara yang terbuang.
jika saat yang kau nanti tak pernah datang, apa yang kau lakukan rana?
nan
aku menyayangimu seperti angin yang tiba-tiba datang melalui jendela kamarku sejuk, lembut, dan tak bersuara. Setelah hari-hari itu tapi aku masih disini, mencintaimu, entah mengapa. Berharap pada angin tak jatuh, ajarkan aku bermimpi.
June 2011
6 posts
senin 4.47 sore
ah, saya bahkan tak sempat mencium bibirmu saat perpisahan tadi.
puan
Banyak kalimat yang dipaksa keluar dari bibir yang bergetar ketika rasa suka adalah sebuah keganjilan yang tidak butuh pengantar apapun. Tapi malamlah yang memberitahuku kalau ada kisah- kisah lain yang tidak pernah kutonton dalam hidup. Kau ingin tahu keadaanku? Baiklah. Aku cemas dan resah, Lantaran berharap dan menunggu.
.
Mataram, hari ini setahun yang lalu, untuk pertamakalinya kulihat perempuan yang sangat indah itu.
nan
gantian, perasaan saya sekarang yg jadi tak menentu, sepertinya kamu mau sudahi semua ini lagi.
.
Mengapa saat malam tiba jadi begitu menyiksa? tidakkah kamu mengerti?
.
Raut wajah perempuanku diwaktu lalu dijalan berdebu, Ia datang karena cinta, Ia pergi karena cinta. Lemah suara perempuanku dihari-hari sepi, ia ingin pulang juga karena cinta. Aku ingin memilikimu dengan keluguan yang paling bodoh.
May 2011
13 posts
.
Aku mencintaimu sepenuh hati, putri. Tak perduli lagi tepat atau tidak. Tak perduli kau menyadari aku hilang atau tampak.
sore
Tak ku pelajari di mana pelangi itu Di antara kabut, kucari jemari itu Dan aku rindu melangkah di duniamu
dimana puan?, mengapa pergi tanpa pamitan? hati cemas bimbang, harapan timbul tenggelam mungkinkah kelak bersua lagi?
yang tertulis dicatatanku
beberapa foto tentang kami dihari itu, tentang cinta pelan yang mematikan…