selagi kau lelap
Apa rasanya didekap dan dipeluk tanpa pretensi? itulah surga. Izinkan aku tidur, menyusulmu ke alam abstrak dimana segalanya bisa bertemu. Pastikan kau ada disana tidak terbangun karena ingin pipis atau mimpi buruk, tunggu aku.
Begitu banyak yang ingin ku bicarakan. Mari kita piknik, mandi susu, potong tumpeng, main pasir, adu jangkrik, balap karung, melipat kertas, naik getek, tarik tambang… tak ada yangtak bisa kita lakukan bukan?
Tapi kalau boleh memilih satu: aku ingin mimpi tidur disebelahmu. Ada tanganku dibawah bantal, tempat jarimu menggapai-gapai.
Tidurku meringkuk kesebelah kanan sehingga wajah kita berhadapan. Dan ketika matamu terbuka nanti ada aku disana. Rambutku yang berdiri liar dan wajahmu yang tercetak kerut seprai.